Akibat Tidak Percaya dengan Hari Akhir

Nikmatnya duniawi membuat kita lupa dan mengabaikan perintah dari Allah SWT sang pencipta alam semesta. Kebanyakan juga menganggap bahwa kenikmatan duniawi bersifat abadi. Manusia seakan tidak percaya dengan hari akhir dan menyepelekanya. Keyakinan itu membuat manusia akhirnya lupa dengan akhirat.

Pengertian iman kepada hari akhir atau percaya dengan adanya hari akhir adalah menyakini adanya akhirat sebagai kehidupan setelah di dunia dan itulah tempat paling kekal di akhir zaman. Kemudian apa yang akan terjadi kepada orang-orang yang tidak percaya dengan adanya akhirat? Lihatlah informasi selengkapnya berikut ini.

3 Akibat Tidak Percaya dengan Hari Akhir

percaya dengan hari akhir

  1. Merasa Bebas Aturan dan Bebas Menjalankan Prinsip Semaunya

Akibat pertama yang akan dirasakan oleh manusia jika tidak percaya dengan hari akhir adalah tidak mempedulikan aturan yang ada dan merasa bebas. Manusia merasa bahwa dia adalah paling tahu segalanya dan melupakan Tuhan sebagai Penciptanya. Kerusakan moral manusia juga bersumber dari hal ini sehingga membuat mereka tidak melaksanakan apa yang menjadi perintah dari Allah dan berpaling dariNya. Ini menjadi sebuah tanda-tanda hari akhir yang sudah terjadi saat ini.

Manusia banyak yang lupa bahwa di akhirat nanti harus mempertanggungjawabkan perbuatanya saat berada di dunia dan apabila tidak mempercayai adanya akhirat maka ia akan masuk ke jurang kesengsaraan. Pada akhirnya, manusia hanya bisa menyesali perbuatan yang dilakukanya saat hidup di dunia dan belum sempat bertobat kepada Allah SWT.

  1. Pandangan Hidup Hanya Tertuju Pada Materi Duniawi

Ini merupakan akibat kedua jika tidak percaya dengan hari akhir. Sesungguhnya ini merupakan suatu kesalahan besar karena perilaku ini sangat tidak mencerminkan kepada hari akhir. Pandangan hidup ini membuat manusia hanya melihat kebaikan dan keburukan dari sisi duniawi saja dan membuat manusia memiliki sifat materialistis. Pandangan seperti ini akan membahayakan manusia karena dapat menimbulkan riya harta, riya hati dan riya diri.

Baca juga : zikir akhir zaman

Mengapa demikian? Karena segala sesuatu yang berhubungan dengan harta dapat menimbulkan keriyaan jika tidak disertai dengan bersyukur dan terus mengingat adanya hari dimana semua perbuatan yang kita lakukan dicatat dan dibalas di akhirat kelak.

  1. Tidak Ingat Dengan Kematian

Kematian merupakan salah satu contoh kejadian kiamat sugra yang dialami oleh setiap manusia. Kita harus selalu mengingat bahwa semua makhluk hidup yang memiliki nyawa pasti akan mati. Dengan senantiasa mengingat kematian seperti ikut ta’ziah, mengurus jenazah, menjenguk orang sakit atau melihat dan membaca riwayat hidup orang-orang yang ingin mati dalam keadaan syahid, maka kita dapat selamat terus memperbaiki diri agar terhindar dari perbuatan-perbuatan yang dapat membuat lupa dengan kehidupan di akhirat kelak.

Namun, Kebanyakan manusia sekarang, hanya bersenang-senang dengan kelimpahan harta yang dimilikinya. Padahal dengan senantiasa mengingat adanya kematian dapat membuat seseorang beriman kepada hari akhir dan akan selalu mengerjakan amalan yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Informasi diatas merupakan akibat yang akan ditimbulkan jika manusia tidak percaya dengan hari akhir. Sebagai umat islam, sudah seharusnya kita percaya dengan adanya kehidupan setelah di dunia ini dan menjadi alam yang kekal bagi umat manusia. Dengan menyakini adanya hari akhir menjadikan sumber pengingat untuk manusia agar senantiasa melakukan perbuatan terpuji sebagai bekal di akhirat nanti.

Baca Juga:  Kisah Nabi Sulaiman dan Semut

Leave a Reply

error: Kampret!!!